Irigasi Leweung Sereuh Dijadikan Objek Wisata
0 Komentar 351 pembaca

Irigasi Leweung Sereuh Dijadikan Objek Wisata

Hiburan

Karawang,Info-nusa.com- Irigasi Leuweung Seureuh di Babakan Tamiang Desa Bengle Kecamatan Majalaya Kab.Karawang, dulunya untuk irigasi. Namun beberapa bulan ini, irigasi Leuweung Seureuh tidak hanya berfungsi sebagai irigasi tetapi juga menjadi tempat obyek wisata air. Setiap hari libur setidaknya 500 orang bahkan lebih mengunjungi tempat wisata dadakan ini. Di obyek wisata yang baru beberapa bulan dikunjungi ini, pengunjung bisa menikmati keindahan sungai yang bersih. Ditambah lagi dengan hembusan angin yang menjadikan warga makin betah berlama-lama di sana. Seorang warga Pasir Panjang, Dewi (40) mengatakan bahwa hampir setengah bulan sekali ia bersama keluarganya berwisata ke Irigasi Leuweung Seureuh Menurutnya, selain tempatnya dekat, juga tidak dipungut karcis .

“Pemandangannya juga bagus. Kiri dan kanan tumbuh sawah,” kata Dewi kepada Info-nusa.com. Selasa (01/01)

 Senada dengan Cicih masih Warga Pasir Panjang mengaku datang ke Irigasi Leuweung Seureuh bukan berwisata tapi bertujuan mencari nafkah dengan menyewakan ban dalam.

 “Alhamdulillah, setiap hari libur bisa menghasilkan 300 sampai 400 ribu rupiah, ” ujar Cicih.

 Ditambahkannya, dirinya menyewakan ban dalam dengan harga sewa 5000 rupiah sepuasnya. Pantauan Media ini dilapangan disekitar irigasi Leuweung Seureuh, banyak lapak penyewa ban dan pedagang jajanan. Saat di konfirmasi pemilik lapak mengatakan para pemilik lapak baik penyewa ban dan pedagang didapat dengan menyewa kepada pemilik lahan besarnya satu juta rupiah per tahun.

Salah seorang anggota Karang Taruna Karang Layung Bunga, Desa Bengle Wisnu, mengatakan bahwa meski belum resmi dibuka, obyek wisata itu setiap hari libur dipenuhi pengunjung. Ia menambahkan, untuk masuk ke obyek wisata, tidak ada biaya yang harus dikeluarkan. Pengunjung cukup membayar parkir Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil

 “Pengunjung hanya di bebankan parkir saja tanpa dipungut biaya tiket. Dan pengelolaannya oleh Karang Taruna,” jelas Wisnu

 Saat  ditanya  terkait  pedagang   maupun   penyewa ban, dirinya mengatakan bahwa untuk mendapatkan lapak harus menyewa kepada pemilik lahan dengan mengeluarkan kocek satu juta rupiah pertahun. Sementara untuk lain lainya seperti kebersihan dipungut sebesar 5.000 rupiah.

 “Kalau sewa lapak itu  urusannya pemilik  lahan, sementara Karang Taruna hanya mengelola parkir dan kebersihan,” tutur Wisnu.

 

(TS)

Author

Profil

 

STRUKTUR ORGANISASI
MEDIA ONLINE
INFO-NUSA.COM
Pimpinan Redaksi : Iwan, ST.,S.Kom.,MM
Biro Kab. Karawang : Tarman Seherman
Biro Kab. Purwakarta : T. Seherman
Biro Kab. Subang : Tajudin
Bidang IT : Deni Akbar
Bidang Video : Wawan Setiawan
Wartawan : Tarman Seherman
  : Asep Jaya Pranata
  : Dimas Prasetiawan
  : Ilham Abdulah
     


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top