Bulog Bikin Bangkrut BUMDes di Subang
0 Komentar 150 pembaca
Ahmad Fauzi Ridwan Direktur BUMdes Desa Rancabango Kecamatan Patokbeusi-Subang

Bulog Bikin Bangkrut BUMDes di Subang

Ekonomi

SUBANG.INFO-NUSA.COM- Bupati Subang dan Kementerian Desa diminta turun tangan karena BUMDes yang sudah mulai berkembang akan hilang pendapatannya dengan kehadiran Bulog menjadi supplier beras BPNT. Pasalnya beberapa BUMDes di Kabupaten Subang selama ini sudah menjadi supplier beras BPNT.

"Bupati harus turun tangan karena BUMDes yang mulai berkembang dengan menjadi supplier beras BPNT bisa bangkrut," ujar Direktur BUMDes Rancabango, Ahmad Fauzi Ridwan, Jumat (13/9/2019).

Oleh karenanya dia akan melayangkan surat kepada Bupati Subang dan Kementerian Desa untuk membahas persoalan tersebut. Karena kalau BUMDes ikut dilibatkan menggarap BPNT di setiap desa maka akan bisa membantu meningkatkan PADes."Kami sudah berjalan 7 bulan menjadi supplier BPNT," tambahnya.

Harusnya itu menjadi bahan pertimbangan yang kuat bagi berbagai pihak agar BUMDes dilibatkan dalam menggarap program Bansos tersebut. Adapun BUMDes yang belum setel menggarap BPNT bisa berkoordinasi dengan BUMDes yang sudah jalan.

"Mulai dari hal teknis sampai proses kerjasama dengan agen BPNT dan melibatkan para pengusaha penggilingan di tiap desa, itu bisa sharingkan sesama BUMDes," ujarnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan. Kehadiran BUMDes di tiap desa bisa menjadi sumber ekonomi desa. Tapi jika baru saja berkembang sudah dipangkas, maka perkembangannya akan terhambat.

"Untuk jadi supplier gak mudah, harus melakukan komunikasi dan koordinasi berkali-kali dengan berbagai pihak, mulai dari agen, pendamping PKH termasuk KPM," ujarnya.

Setelah jalan, tiba-tiba dengan dalih kebijakan Bulog nyelonong begitu saja dengan tidak melihat proses kesuksesan program BPNT selama ini bisa berjalan.
"Warga senang dengan beras yang kami adakan. Karena berasnya baru digiling dengan kualitas baik," paparnya.

Sementara salah seorang warga Dusun Pungangan, Desa Rancabango, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Yeye mengatakan. Selama beras dikirim oleh BUMDes para KPM merasa nyaman. Karena kualitasnya sangat jauh dengan beras yang dulu dikirim Bulog.

Ia mengaku sanksi dengan Bulog jika program BPNT berasnya kembali dikirim Bulog. Apalagi ia dengar kabar beras yang dikirim merupakan beras stok.

"Sekarang mah (dikirim BUMDes) berasnya enak. Kita sudah nyaman," katanya.
San/man : info-nusa.com

Author

Profil

 

STRUKTUR ORGANISASI
MEDIA ONLINE
INFO-NUSA.COM
Pimpinan Redaksi : Iwan, ST.,S.Kom.,MM
Biro Kab. Karawang : Tarman Seherman
Biro Kab. Purwakarta : T. Seherman
Biro Kab. Subang : Tajudin
Bidang IT : Deni Akbar
Bidang Video : Wawan Setiawan
Wartawan : Tarman Seherman
  : Asep Jaya Pranata
  : Dimas Prasetiawan
  : Ilham Abdulah
     


Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top